hari berlalu dengan biasa-biasa saja..
tapi terasa damai
dengan menikmati cinta yang tak bersyarat,
kita dapat segera bahagia.
aku berfikir bahwa hidup seperti itu akan berlangsung selamanya..
Tentu saja,
ini semua akan terus berlanjut
tapi hanya...pada taraf tertentu saja.
dan kebahagiaan pasti ada batas.
kalau kita melewati garis itu tanpa mengetahuinya,
kita akan kehilangan segalanya.
karena itulah...
aku menolak dunia tempat kita berada saat itu.
aku membentuk kembali diriku.
Tapi sebagai gantinya...
aku lupa..
bagaimana caranya tertawa,
aku lupa...
bagaimana caranya marah,
jiwaku terasa kosong.
dan didalam kekosongan ini
aku tidak merasakan apa apa..
air mata pun..
tidak pernah bisa menetes.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 comments:
Post a Comment