Entri ini saya tulis saat pulang dari acara rutin (saya harus jujur saat bilang ini 'acara rutin') ngumpul bersama kawan-kawan SMA di malam minggu. Biasanya kita membunuh waktu dengan mengunjungi satu persatu kos kawan-kawan,mengajak bergabung,menentukan tempat nongkrong (walupoun monoton apa yg dimaksud tempat nongkrong) yang biasanya tidak jauh dari kedai-kedai kopi dengan aroma dan sapaan hangat angin malam jogjakarta. Kita biasa berbincang tentang apa saja, yang pasti tidak soal yang terlalu melibatkan perasaan sebagai alat analisis. Perasaan cenderung bermain di wilayah regional;antar 2 atau 3 orang saja. Jika sudah berkumpul, kita lebih sering menggunakan logika sebagai benteng tipis dari rapuhnya perasaan. Hahahaha...ijinkan saya tertawa kawan... :))
Namun disela-sela gurauan, pikiran masih menggantung setelah terakhir saya putuskan untuk selesai BAB tadi sore terlintas. Dan setelah sampai di kos, saya pikir cukup menarik jika saya tuangkan di situs ini....
Saya mahasiswa semester akhir yang tengah bergelut dengan Trending Topic sekaligus isu krusial abad 21 setelah isu rasisme dan pluralisme ---> skripsi. Tidak bisa dipungkiri, namun isu ini yang kemudian menghantarkan saya untuk mampu mensistematiskan (setidaknya menurut saya) pemikiran-pemikiran segar yang kerap kali muncul. Pemikiran yang tidak pernah jauh dari soal karakter building. Kau mungkin pernah paham seperti apa motor yang mengaung menunggu kopling untuk dilepas. Itulah yang kurasakan, melihat energi pupus dilibat habis oleh waktu sedang ladang harapan tak pernah dihampiri benih. STOP.
Saya mahasiswa semester akhir yang tengah bergelut dengan Trending Topic sekaligus isu krusial abad 21 setelah isu rasisme dan pluralisme ---> skripsi. Tidak bisa dipungkiri, namun isu ini yang kemudian menghantarkan saya untuk mampu mensistematiskan (setidaknya menurut saya) pemikiran-pemikiran segar yang kerap kali muncul. Pemikiran yang tidak pernah jauh dari soal karakter building. Kau mungkin pernah paham seperti apa motor yang mengaung menunggu kopling untuk dilepas. Itulah yang kurasakan, melihat energi pupus dilibat habis oleh waktu sedang ladang harapan tak pernah dihampiri benih. STOP.
