Huruf,Sahabat,Kawan.

|
kutinggalkan kau sejenak sahabatku;
huruf-huruf yang selalu ada
karena malam ini tak kutemui hukum baru
untuk memaksamu percaya
engkau bisa berdiri seperti layaknya deretan angka
lalu memihak pada ku

sore tadi kupasung tanganku
agar ia tak lancang menulis
maaf bila kau harus pupus malam ini
kau tidak untuk tinta
tidak saat ini
tidak ada persekutuan kisah bagi kalian !!


jangan menebak
kau terlalu kecil untuk bersanding dengan tiap getar jantungku
juga mataku
kau bisa berkawan dengan mataku
karena ia begitu sempit
patuh pada hukum lama

kesamar-samaran ini
kemenanganku dan dirinya
kami hendak diam saja
diam yang menggetarkan niat tangan seorang pelukis realis
pun dawai gitar harus malu membisu,datar,


seperti candu yang selalu kau berikan juga padaku
kau menuntunku merasa bahwa kita dipersatukan hanya oleh kesedihan
kau salah sahabat.
kau harus salah.
malam ini aku juga membekalimu,
kelak kau sendiri yang akan menikmati kekalahan ku
dan akan kau hujam seperti anak haram dari keindahan yang kau pernah tetapkan.
tunggu dan bayangkanlah gelak tawa kesenangan yang akan kau jemput sendiri


nanti di hari kemenangan,
aku mau menyebutnya begitu,
kalian menurunkan jasad ku;kawan dan sabahatku.
yang terhunus angkuh
biar sekat persinggahan yang berdakwah,
lalu kau bebas bergerak sahabatku;
huruf-hurufku yg hari ini kutinggalkan.


august'09.

0 comments:

Post a Comment